Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menilai langkah Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk memperkuat institusi.
Politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Gus Falah itu mengatakan, mutasi dan rotasi merupakan dinamika yang lazim dalam sebuah institusi. Menurutnya, kebijakan tersebut juga sejalan dengan visi dan program kerja yang telah disampaikan Suyudi saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi III DPR RI.
Pergantian atau mutasi yang dilakukan Kapolri adalah hal yang biasa. Bagi kami anggota Komisi III DPR RI sebagai mitra, ini salah satu wujud dari program kerja Kapolri yang disampaikan saat fit and proper test, kata Gus Falah, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, perubahan susunan pejabat di lingkungan Polri harus diarahkan untuk membangun kekompakan dan memperkuat koordinasi antarsatuan. Kapolri, kata dia, membutuhkan jajaran yang mampu menerjemahkan visi kepemimpinannya secara bersama-sama.
Gus Falah menekankan pentingnya sinergi, kolektivitas, dan kolaborasi dalam menjalankan agenda pembenahan kepolisian. Dengan tim yang solid, berbagai program strategis Polri diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan terukur.