Jakarta, Gesuri.id - Bupati Landak Karolin Margret Natasa memaparkan kondisi dan tantangan pembangunan infrastruktur daerah di tengah besarnya kontribusi sektor pertanian dan perkebunan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Landak.
Hal tersebut disampaikan Karolin dalam rapat paripurna ke-6 dan ke-7 masa sidang II tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Landak, Kamis (30/4).
Karolin menjelaskan bahwa struktur ekonomi Kabupaten Landak masih sangat ditopang oleh sektor pertanian dan perkebunan. Berdasarkan data PDRB, kedua sektor tersebut konsisten menyumbang lebih dari 30 persen setiap tahunnya.
Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur
Dua hal ini tetap menjadi prioritas utama bagi kami. Kemarin juga sudah dievaluasi oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan sudah terpotret jelas dalam dokumen APBD kita, ujar Karolin di hadapan pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir.