Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun, menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi keamanan di Papua yang kembali menjadi sorotan.
Ia menilai sistem pengamanan yang dinilai berlebihan justru berdampak pada ketenangan masyarakat sipil, sehingga perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola pengamanan yang diterapkan aparat, baik TNI maupun Polri.
Saya akan bicarakan ini di Komisi II, dan juga akan saya sampaikan ke teman-teman di Komisi I. Karena menurut saya konflik ini seharusnya sudah menurun, tetapi kenyataannya masih berulang. Korban terus berjatuhan, baik dari pihak keamanan maupun masyarakat, ujarnya dikutip Rabu (6/5/2026)..
Menurut Komarudin, tuntutan evaluasi juga datang dari masyarakat yang menginginkan pendekatan keamanan yang lebih humanis. Ia menilai, dengan usia Indonesia yang telah mencapai 80 tahun serta integrasi Papua ke dalam NKRI sejak 1963, seharusnya jaminan rasa aman bagi warga semakin baik.
Tidak bisa dalam upaya melindungi negara, rakyat justru menjadi korban. Itu tidak boleh terjadi, tegasnya.