Jakarta, Gesuri.id - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menghadiri pembukaan Naik Dango ke-3 Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di Rumah Radakng, Jalan Sultan Syahrir, Pontianak, Selasa (21/4).
Naik Dango tahun ini mengusung tema Ngampar Uma, Ngarak Padi: Menjaga Kearifan Leluhur di Tengah Perubahan Zaman. Tema tersebut mengandung makna mendalam, di mana Ngampar Uma melambangkan kebersamaan dalam membuka ladang sebagai wujud semangat gotong royong, sedangkan Ngarak Padi menjadi simbol penghormatan terhadap hasil bumi sebagai ungkapan syukur atas berkah kesuburan dari Tuhan.
Baca:GanjarMembuktikan Dirinya Sebagai Sosok Yang Inklusif
Kedua makna ini mengingatkan bahwa adat dan budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan pedoman hidup yang tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman.
Krisantus menyampaikan harapan agar pelaksanaan Naik Dango ke depan semakin berkualitas dan meriah, serta mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan penguatan jati diri Kalimantan Barat, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.