Kurikulum Dianggap Terlalu Rumit, Komisi X DPR RI Desak Evaluasi Total Buku Pegangan Siswa SD

SKurikulum Dianggap Terlalu Rumit, Komisi X DPR RI Desak Evaluasi Total Buku Pegangan Siswa SD.
Minggu, 07 Juni 2026 23:29 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk segera mengevaluasi secara total buku pegangan siswa di sekolah. Langkah tersebut dinilai mendesak agar materi pelajaran yang diberikan dapat selaras dengan kemampuan tumbuh kembang anak.

Desakan ini disampaikan Esti dalam rapat dengar pendapat yang digelar bersama Kemendikbud secara daring, setelah dirinya menemukan kejanggalan pada implementasi materi ajar untuk siswa kelas I Sekolah Dasar (SD).

Politikus PDI Perjuangan daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut mencontohkan temuan fakta di Tanjung Balai Karimun. Di wilayah tersebut, siswa kelas I SD yang belum lancar membaca sudah dipaksa menyelesaikan soal-soal matematika berbasis cerita. Menurutnya, hal ini justru memperlemah fondasi pemahaman logika matematika dasar pada anak.

Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Bagaimana mungkin anak kelas I SD yang belum bisa membaca harus menghadapi soal-soal di buku pegangan yang disajikan dalam bentuk cerita? Sebagai contoh, si Adi mempunyai telur sekian. Padahal mereka belum bisa membaca, tetapi diwajibkan menggunakan buku pegangan tersebut, ujar Esti melalui video yang diunggah di akun Instagram resmi DPR RI.

Baca juga :