Jakarta, Gesuri.id - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), Lalu Muhammad Zaki, menyoroti belum meratanya pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Lombok Utara. Menurutnya, sejumlah ruas jalan kabupaten di Desa Akar-Akar hingga kini belum pernah mendapatkan penanganan, meski KLU telah berusia 18 tahun sejak dimekarkan.
Yang di atas sudah selesai, tapi begitu masuk wilayah Akar-Akar tidak digarap. Ini yang kami pertanyakan, katanya, dikutip Kamis (30/7/2026).
Zaki menyebut masih terdapat beberapa ruas jalan yang kondisinya belum tersentuh pembangunan, di antaranya jalur Batu PerutLangkangko, ruas Akar-AkarPonggung TimpasOtak Lendang, hingga akses menuju perbatasan Desa Genggelang. Menurutnya, sebagian ruas jalan di wilayah tetangga sudah selesai dikerjakan, namun pembangunan terhenti saat memasuki wilayah Desa Akar-Akar.
Ia mengaku telah berkali-kali mengusulkan perbaikan ruas jalan tersebut melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), maupun saat berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Namun hingga kini usulan tersebut belum juga terealisasi.
Menurut Zaki, alasan yang selama ini disampaikan pemerintah adalah karena Kecamatan Bayan memiliki jumlah ruas jalan yang lebih banyak sehingga penanganannya dilakukan secara bertahap. Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut justru seharusnya menjadi dasar untuk memberikan alokasi program pembangunan yang lebih besar di wilayah tersebut.