Lasarus Minta Peningkatan Sistem Peringatan Dini Bencana Oleh Kementerian/Lembaga Terkait

Hal itu menyusul tingginya korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam sepekan terakhir.
Rabu, 03 Desember 2025 12:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus memintapeningkatan sistem peringatan dini bencana oleh kementerian/lembaga terkait, menyusul tingginya korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam sepekan terakhir.

Dalam rapat bersama Basarnas dan BMKG di Gedung Parlemen, Jakarta, Lasarus mengatakan bahwa fenomena curah hujan ekstrem akibat adanya gangguan atmosfer seperti siklon tropis perlu ditanggapi dengan pembaruan teknologi pendeteksian dini agar masyarakat memiliki kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi.

Informasi BMKG menyebutkan bahwa curah hujan satu bulan jatuh dalam satu hari karena siklon, sehingga memicu banjir bandang dan longsor secara bersamaan di banyak titik. Kondisi semacam ini menuntut mitigasi yang lebih serius kata dia, dikutipSelasa(2/12/2025).

Lasarus menegaskan bahwa lembaga terkait tidak boleh hanya fokus pada penanganan pascabencana, tetapi juga wajib memperkuat upaya pencegahan, termasuk pemetaan kawasan pemukiman yang berada di lokasi risiko tinggi seperti rawan longsor, banjir bandang, dan gempa.

Pimpinan Komisi V DPR menyoroti pola permukiman penduduk yang tidak mempertimbangkan kerawanan geomorfologi turut memperburuk dampak bencana, sehingga pemetaan risiko yang lebih detail juga diperlukan agar masyarakat tidak tinggal di zona berbahaya.

Baca juga :