Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah semakin maraknya investasi bodong dan penipuan digital.
Pemahaman terhadap sistem keuangan dinilai penting agar masyarakat mampu mengenali risiko sekaligus mengetahui lembaga yang berwenang melindungi dana mereka.
Hal itu disampaikan Andreas dalam Sosialisasi Peran dan Fungsi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bertema Uang Aman di Era Digital: Memahami Perlindungan Simpanan oleh LPS di Hotel Mirabel, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (7/8).
Baca:Ini 5 Kutipan InspiratifGanjarPranowo Tentang Anak Muda
Menurut Andreas, perkembangan teknologi memberikan kemudahan dalam mengakses layanan keuangan, tetapi sekaligus membuka ruang munculnya berbagai risiko baru. Masyarakat perlu memiliki pengetahuan yang cukup agar tidak mudah tergiur tawaran investasi maupun layanan keuangan yang tidak jelas.