Martin Hamonangan: Program Pengelolaan Sumber Daya Air Harus Diarahkan Pada Hasil yang Terukur

Kebutuhan air di Jawa Timur diperkirakan mencapai 22,2 miliar meter kubik, sedangkan ketersediaannya sekitar 19,4 miliar meter kubik.
Rabu, 28 Oktober 2026 23:51 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Surabaya, Gesuri.id - Komisi D DPRD Jawa Timur meminta Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) memprioritaskan konservasi sumber air, meningkatkan efisiensi irigasi, dan mengendalikan kehilangan air.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengatasi kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan air di Jawa Timur yang diperkirakan mencapai 2,8 miliar meter kubik.

Anggota Komisi D DPRD Jatim, Martin Hamonangan, Rabu (28/10/2026), menyebut kebutuhan air di Jawa Timur diperkirakan mencapai 22,2 miliar meter kubik, sedangkan ketersediaannya sekitar 19,4 miliar meter kubik.

Jawa Timur terancam defisit ketersediaan air. Kebutuhan 22,2 miliar meter kubik, sementara ketersediaan air 19,4 miliar meter kubik. Ada defisit 2,8 miliar meter kubik, kata Martin.

Menurut Martin, kesenjangan tersebut perlu menjadi perhatian dalam pembahasan Rancangan APBD (RAPBD) Jawa Timur Tahun Anggaran 2027.

Baca juga :