Ikuti Kami

Erma Susanti Salurkan Bantuan Kultivator kepada Kelompok Tani Remaja di Tulungagung

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas petani setempat.

Erma Susanti Salurkan Bantuan Kultivator kepada Kelompok Tani Remaja di Tulungagung
Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti.

Tulungagung, Gesuri.id – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menyerahkan bantuan alat pertanian berupa kultivator kepada Kelompok Tani (Poktan) Remaja 1 di Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Minggu (25/10/2026).

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas petani setempat.

Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangkaian kegiatan syukuran petik padi yang menjadi tradisi masyarakat setempat sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Erma mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan hasil pertanian, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di kalangan petani.

“Alhamdulillah kita bisa hadir dalam kegiatan syukuran petik padi serta menyerahkan bantuan kultivator kepada Poktan Remaja Desa Bungur,” kata Erma.

Menurut Erma, tradisi methik pari atau wiwitan dalam budaya Jawa memiliki makna penting sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen sekaligus penghormatan terhadap proses dan kerja keras para petani.

Nilai kebersamaan tersebut juga terlihat dalam kegiatan yang diselenggarakan Poktan Remaja 1 di Desa Bungur. Tradisi ini dinilai menjadi salah satu cara untuk mempertahankan kearifan lokal di tengah perkembangan sektor pertanian.

Erma menjelaskan, Poktan Remaja 1 memiliki 87 anggota yang mengelola lahan pertanian seluas sekitar 30 hektare. Pada musim panen kali ini, kelompok tersebut mencatat produksi sekitar 210 ton gabah, dengan rata-rata hasil panen mencapai tujuh ton per hektare.

“Jumlah anggota Poktan Remaja 1 ada 87 anggota dengan luas lahan garapan sekira 30 hektare. Produktivitas panen musim ini mencapai 210 ton gabah dengan rata-rata 7 ton per hektare,” jelasnya.

Ia berharap bantuan kultivator dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan pengolahan lahan dan membantu pekerjaan petani. Dukungan sarana pertanian, menurutnya, menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong peningkatan produktivitas usaha tani.

Selain mendorong kemajuan sektor pertanian, Erma yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung itu berharap tradisi petik padi dapat terus dilestarikan oleh generasi mendatang.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan petani dan keberlanjutan tradisi lokal perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga ketahanan pangan.

Erma pun mengajak masyarakat Tulungagung untuk terus menghargai peran petani dalam menyediakan kebutuhan pangan serta menjaga keberlangsungan sektor pertanian di daerah.

Melalui pelestarian tradisi, penguatan kelompok tani, dan dukungan sarana pertanian, diharapkan sektor pertanian di Tulungagung semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Quote