Jakarta, Gesuri.id Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) bukan sekadar seremonial tahunan.
Menurutnya, momentum ini merupakan refleksi dari sejarah panjang perjuangan melawan ketidakadilan ekonomi dan sistem penindasan yang mengakar di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Megawati dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang digelar PDI Perjuangan di GOR Otista, Jakarta Timur, Minggu (3/5).
Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Dalam pidatonya, Presiden ke-5 RI ini mengajak masyarakat melihat Hari Buruh dari perspektif historis dan kebudayaan. Ia menekankan bahwa gerakan buruh adalah manifestasi perlawanan terhadap praktik kapitalisme dan imperialisme yang pernah menjajah bangsa.