Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI, Mukhlis Basri, meminta pemerintah bersama pengelola Jalan Tol BakauheniTerbanggi Besar (BTB) segera mengevaluasi kebijakan tarif tol yang dinilai memberatkan masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam rapat bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan para pengelola jalan tol, menyusul aspirasi yang disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung mengenai mahalnya tarif Tol Lampung.
Dikontak oleh panitia BEM Universitas Lampung, mereka ingin ketemu dengan Komisi V. Tapi karena saya ada kegiatan lain, sehingga saya tidak bisa menemui mereka, ujarnya, dikutip Minggu (12/7/2026).
Mukhlis mengungkapkan aspirasi mahasiswa Universitas Lampung menjadi perhatian serius. Menurutnya, persoalan tingginya tarif Tol BakauheniTerbanggi Besar telah menjadi pembahasan di ruang publik dan bahkan mendapat sorotan media nasional.
Ini juga ada berita di Kompas.com, BEM Unila adukan mahalnya tarif Tol Lampung ke DPR. Merespon apa yang disampaikan oleh BEM mahasiswa Unila ini, dan alhamdulillah sesuai absen tadi pengelola Tol BakauheniTerbanggi Besar juga hadir, katanya.
Ia menegaskan bahwa masukan dari mahasiswa tidak boleh diabaikan. Pemerintah bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) perlu memberikan respons yang serius serta melakukan evaluasi terhadap kebijakan tarif yang berlaku.