Mufti Anam Desak Pemerintah Evaluasi Harga BBM, Harga Minyak Dunia Turun Empat Persen

"Selat Hormuz kembali aman, dan harga minyak dunia turun, rakyat juga menuntut hal yang sama, manfaatnya harus segera dirasakan."
Rabu, 17 Juni 2026 22:30 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id -Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, menilai pemerintah perlu segera mengevaluasi harga bahan bakar minyak (BBM) menyusul turunnya harga minyak dunia hingga sekitar empat persen dalam perdagangan pada Senin (15/6/2026).

Menurutnya, masyarakat berhak merasakan manfaat langsung dari membaiknya kondisi pasar energi global.

Maka ketika perang mereda, Selat Hormuz kembali aman, dan harga minyak dunia turun, rakyat juga menuntut hal yang sama, manfaatnya harus segera dirasakan, kata Mufti Anam, dikutip Kamis (18/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Mufti Anam menanggapi kemungkinan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, setelah harga minyak dunia mengalami pelemahan seiring meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menurut Anam, selama ini masyarakat selalu diminta memahami kebijakan pemerintah ketika harga BBM mengalami kenaikan akibat melonjaknya harga minyak dunia. Karena itu, saat harga minyak turun, masyarakat juga berhak memperoleh manfaat dari kondisi tersebut.

Baca juga :