Mufti Anam Minta Kemendag Perkuat Pengamanan Pasar Domestik Agar UMKM Mampu Bertahan

Nyatanya banyak sekali UMKM yang gulung tikar bukan karena kualitas konveksinya tidak bagus.
Senin, 20 Juli 2026 14:01 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam meminta Kementerian Perdagangan memperkuat pengamanan pasar dalam negeri agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu bertahan di tengah derasnya arus barang impor.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Perdagangan di ruang rapat Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, dikutip Senin (20/7/2026).

Bagaimana UMKM Kita sekarang harus berjuang begitu keras agar mereka bisa survive tapi nyatanya banyak sekali hari ini UMKM yang gulung tikar bukan karena kualitas konveksinya tidak bagus, bukan karena kualitas barangnya tidak bersaing dengan barang-barang impor, tidak. Tapi karena begitu dahsyatnya banjir produk-produk impor yang seperti tidak ada proteksi dari Menteri Perdagangan, tegas Mufti.

Menurut Mufti, banyak UMKM, khususnya di sektor konveksi, mengalami penurunan usaha bahkan gulung tikar bukan karena kualitas produknya kalah bersaing, melainkan akibat membanjirnya produk impor di pasar domestik. Ia menilai kondisi tersebut menjadi ironi mengingat produk konveksi Indonesia telah dipercaya oleh berbagai merek internasional.

Kalau bapak lihat brand-brand di luar misalnya gak usah jauh-jauh Uniqlo misalnya Pak, kalau Bapak buka dalamnya itu produk Indonesia. Bahkan salah satunya di dapil kami di Probolinggo itu ada salah satu produk yang dia harus dikirim di ekspor tapi tidak boleh pakai nama Uniqlo, kemudian dari sana di-brand pakai Uniqlo. Artinya apa? Berkaca dari ini artinya produk kita sebenarnya berkualitas, mampu berkompetisi, ujarnya.

Baca juga :