MY Esti Minta Pemerintah Tak Pakai Data Desil untuk Bantuan PIP dan KIP Kuliah

Persoalan muncul ketika PIP & KIP Kuliah dikaitkan dengan skema perlindungan sosial yang menggunakan data desil.
Selasa, 01 September 2026 09:24 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati meminta pemerintah menjadikan kebutuhan riil peserta didik sebagai dasar utama dalam menentukan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).

Esti menilai penggunaan data desil sebagai tolok ukur utama berpotensi membuat peserta didik yang sejatinya membutuhkan bantuan justru tidak terakomodasi.

Hal itu disampaikan Esti dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah di Ruang Rapat Komisi X, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (31/8).

Mestinya desil tidak menjadi ukuran, tetapi yang menjadi ukuran adalah kebutuhan dari anak didik kita, tegas Politikus PDI Perjuangan tersebut.

Baca:GanjarBangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa

Baca juga :