Jakarta, Gesuri.id Anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini, mengkritisi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat Rapat Kerja di Gedung Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Ia mengingatkan agar kementerian tidak terjebak dalam kepuasan semu atas capaian angka devisa organik dan jumlah kunjungan wisatawan foreign, melainkan harus berani memetakan posisi daya saing Indonesia secara riil di kawasan Asia Tenggara.
Kita melihat banyak devisa yang masuk sepanjang tahun 2025 serta tingginya angka kunjungan wisatawan mancanegara. Namun, kita belum melihat bagaimana posisi Indonesia secara objektif di Asia [Tenggara]. Ada rumor besar di ASEAN bahwa sektor pariwisata Vietnam saat ini sudah jauh melampaui Indonesia, tegas Novita di hadapan jajaran Kementerian Pariwisata.
Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Oleh karena itu, Novita mendesak agar dalam pertemuan-pertemuan berikutnya, kementerian wajib menyuguhkan data komparatif dengan negara-negara kompetitor tetangga. Hal ini krusial agar anggaran besar yang dialokasikan memiliki indikator capaian (output) yang terukur, dan tidak sekadar habis untuk kegiatan promosi rutin.