Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI, Irine Yustina Roba Putri, mengecam keras aksi pemerkosaan yang dilakukan seorang pengemudi taksi online terhadap penumpangnya, seorang perempuan yang saat itu dalam perjalanan menuju Bandara SoekarnoHatta.
Peristiwa tersebut, menurutnya, menjadi alarm serius bagi pemerintah dan perusahaan aplikasi transportasi online untuk segera memperbaiki sistem keamanan layanan.
Irine menegaskan negara dan penyelenggara platform transportasi daring harus mengambil langkah proaktif guna mencegah kejahatan serupa terulang. Salah satu langkah mendesak adalah penyaringan dan verifikasi identitas pengemudi yang lebih ketat.
Verifikasi biometrik, pengecekan catatan kriminal, hingga pelatihan keamanan wajib dilakukan agar hanya pengemudi yang benar-benar memenuhi standar yang boleh beroperasi, kata Irine, Jumat (28/11/2025).
Selain itu, ia mendorong perusahaan aplikasi untuk memperkuat fitur keamanan dalam aplikasi. Fitur seperti tombol panik, pelaporan langsung ke Polri, dan rekam perjalanan secarareal-timeyang dapat diakses oleh pengguna maupun otoritas dinilai sangat penting untuk melindungi penumpang dalam situasi darurat.