Jakarta, Gesuri.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan memperkuat peran masyarakat dalam upaya memperkuat ekonomi lokal. Warung Milik Rakyat (Wamira) akan digulirkan merata di tahun 2026 ini.
Wali kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan, selama ini potensi-potensi yang dimiliki Kota Yogyakarta belum dimaksimalkan, sehingga banyak uang beredar justru mengalir ke pemodal besar atau kapitalis luar, khususnya retail-retail modern dengan jejaring masif di Kota Pelajar.
Padahal lanjut Hasto, ketika pangsa pasar konsumsi masyarakat itu bisa direbut setidaknya 60-80 persen, maka pertumbuhan ekonomi berada di tangan masyarakat. Upaya merebut pasar ini akan dilakukan dengan mendirikan Wamira.
Baca:GanjarPranowo Tegaskan PDI Perjuangan Tak Bisa Didikte
Kalau konsumsi kita itu bisa dikuasai oleh kita sendiri, maka sebetulnya ya 60 persen pertumbuhan ekonomi ini di tangan. Nah kalau di Kulonprogo ada Tomira di kita Wamira, warung milik rakyat, itu dalam rangka merebut pangsa pasar dari Waralaba berjejaring, kata Hasto, Senin (12/1/2026).