Jakarta, Gesuri.id Anggota DPR RI, Samuel Wattimena, menyoroti tajam mekanisme penayangan film di bioskop tanah air yang saat ini masih didominasi oleh logika negosiasi pasar murni.
Menurutnya, sistem yang berlaku memungkinkan sebuah judul film terus bertahan di layar hanya jika memiliki daya jual tinggi dan laris manis secara komersial.
Samuel menilai bahwa jika industri hanya berpaku pada hukum pasar, maka keberlangsungan karya kreatif lokal akan selalu terancam.
Baca:GanjarPranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Kita lihat bahwa mekanisme penayangan ini berbasis negosiasi pasar. Karena negosiasi pasar, film bagus, dia laku, ya dia bisa jalan terus, ujarnya saat menyampaikan pandangan terkait industri kreatif.