Jakarta, Gesuri.id - Refleksi satu tahun pengabdian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang menandai perjalanan politik yang memilih bekerja dalam diam, tetapi konsisten menanam dampak.
Di bawah kepemimpinan Abdul Qodir sebagai Ketua Fraksi, PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Malang menegaskan bahwa kekuasaan legislatif bukan ruang prestise, melainkan alat perjuangan untuk menghadirkan keadilan sosial bagi rakyat.
Politik harus membumi, menjadi kalimat kunci yang berulang muncul dalam refleksi tersebut. Prinsip ini merujuk langsung pada ajaran Bung Karno dan garis ideologis PDI Perjuangan, bahwa kekuasaan kehilangan maknanya ketika ia menjauh dari realitas rakyat.
Baca:GanjarPranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
Selama satu tahun terakhir, Fraksi PDI Perjuangan secara konsisten mengarahkan kerja politiknya pada isu-isu pelayanan dasar: kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan. Tiga sektor ini dipilih bukan tanpa alasan. Di sanalah persoalan rakyat paling nyata, sekaligus di sanalah negara kerap diuji kehadirannya.