Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan menyampaikan sejumlah rekomendasi atas sejumlah ancaman deindustrialisasi dini yang dinilai membayangi perekonomian nasional.
Ia menilai penurunan kontribusi sektor manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor padat karya, hingga defisit neraca perdagangan sektor strategis menjadi sinyal serius yang harus segera ditangani pemerintah.
Fraksi PDI Perjuangan Komisi VII DPR RI mencermati dengan keprihatinan mendalam atas fenomena deindustrialisasi dini yang sedang membayangi perekonomian nasional. Hal ini ditandai dengan kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB yang terus mengalami tren penurunan berada di bawah angka psikologis 20 persen, kata Putra dalam Rapat Panja Daya Saing Industri Kementerian Perindustrian di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut diperparah dengan meningkatnya ketergantungan bahan baku impor yang menyebabkan defisit neraca perdagangan pada sektor strategis. Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah segera melakukan langkah penyelamatan industri nasional melalui sejumlah rekomendasi strategis.