Banjarmasin, Gesuri.id Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan,
H.M. Syaripuddin menyoroti masih rendahnya realisasi Belanja Daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) konsolidasi per 19 Juli 2026, realisasi Belanja Daerah baru mencapai Rp4,89 triliun atau 49,30 persen dari total pagu Rp9,93 triliun.
Baca:Ini 5 Kutipan InspiratifGanjarPranowo Tentang Anak Muda
Kita sudah memasuki pertengahan Juli, yang artinya lebih dari separuh tahun anggaran berjalan. Idealnya realisasi belanja sudah berada di kisaran 55 persen mengikuti proporsi waktu. Faktanya baru 49,3 persen. Ada gap sekitar 5,5 poin yang harus segera dikejar oleh eksekutif, ujar anggota Banggar DPRD Kalimantan Selatan.