Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengungkap pekerja migran Indonesia berkontribusi signifikan terhadap ekonomi Indonesia. Nilainya mencapai USD15,7 miliar.
Atau sekitar Rp253 triliun antara sekitar satu persen dari produk domestik bruto, kata Rieke dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Penyusunan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT), Kamis, 5 Maret 2026.
Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur
Rieke memaparkan angka itu berdasarkan data Bank Indonesia remitansi pekerja migran Indonesia 2024. Indonesia memiki sekitar 5,2 juta pekerja migran di luar negeri dan sekitar 2,5 juta sampai tiga juta di antaranya bekerja sebagai pekerja rumah tangga dengan sekitar 100 ribu penempatan baru setiap tahun.
Hal ini menjadikan pekerja rumah tangga sektor terbesar dalam migrasi tenaga kerja Indonesia, ujar Rieke.