Rokhmin Dahuri Bongkar Anomali Impor 4 Komoditas Pangan: Tidak Sesuai Komitmen Presiden!

Presiden dengan gagah menyatakan tidak akan impor empat komoditas strategis. Tapi kenyataannya, Maret 2025, kita impor ratusan ribu ton.
Sabtu, 30 Agustus 2025 10:31 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id - Indonesia saat ini memiliki tantangan besar dalam mewujudkan ketahanan pangan sejati. Salah satunya adalah ketidaksesuaian antara pernyataan kebijakan dan realisasi di lapangan

Dikutip dari akun IG @bantengsenayan, Jumat (29/8), anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri MS, mengkritik keras pemerintah, terutama Presiden Prabowo Subianto, atas inkonsistensi antara janji politik dan realitas di lapangan. Ia mempertanyakan konsistensi pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

Dalam rapat bersama Menteri Pertanian, Kepala Badan Pangan Nasional, dan Bulog, Prof. Rokhmin mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan impor yang bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada Desember 2024. Saat itu, Presiden menyatakan bahwa Indonesia tidak akan mengimpor empat komoditas utama, beras, gula, jagung, dan daging sapi pada tahun 2025.

Presiden dengan gagah menyatakan tidak akan impor empat komoditas strategis. Tapi kenyataannya, Maret 2025, kita impor ratusan ribu ton. Ini penghinaan terhadap janji politik! tegas Rektor Universitas UMMI Bogor ini.

Prof. Rokhmin bahkan menyebut DPR merasa tertampar, karena merasa dikhianati oleh kebijakan yang justru membuka celah bagi praktik mafia impor, alih-alih memperkuat produksi dalam negeri.

Baca juga :