Rokhmin Dahuri: Penerapan Prinsip Supremasi Ekologi Fondasi Wujudnya Indonesia Emas 2045

Indonesia memiliki modal yang sangat besar untuk menjadi negara maju.
Selasa, 09 Juni 2026 08:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menegaskan keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, maupun peningkatan investasi.

Menurutnya, masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kemampuan bangsa menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan hidup melalui penerapan prinsip supremasi ekologi.

Indonesia memiliki modal yang sangat besar untuk menjadi negara maju. Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 286,7 juta jiwa, kekayaan sumber daya alam yang melimpah, keanekaragaman hayati yang tinggi, serta posisi geografis yang strategis di jalur perdagangan dunia, Indonesia memiliki seluruh prasyarat untuk menjadi kekuatan ekonomi global, ujar Prof. Rokhmin Dahuri saat menjadi narasumber utama dalam Leader Lecture bertajuk Supremasi Ekologi dalam Pembangunan Berkelanjutan yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di Jakarta, dikutip Selasa (9/6/2026).

Dalam paparannya, Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001-2004 itu menjelaskan Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis dalam perekonomian dunia. Sekitar 45 persen perdagangan barang global dengan nilai mencapai USD15 triliun per tahun melintasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu simpul penting perdagangan internasional.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa potensi besar tersebut tidak secara otomatis menjamin kemajuan bangsa. Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan mendasar, mulai dari kemiskinan, kesenjangan ekonomi, dominasi tenaga kerja sektor informal, deindustrialisasi prematur, hingga meningkatnya tekanan terhadap kualitas lingkungan hidup dan sumber daya alam.

Baca juga :