Rupiah Tertekan, Hasto Kristiyanto: Soliditas Pemerintah dan "Trust Building" Kunci Hadapi Dinamika Global

Hasto Instruksikan Sinergi Fiskal-Moneter: Jaga Kredibilitas Pasar untuk Stabilkan Nilai Tukar Rupiah
Sabtu, 31 Januari 2026 23:43 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menekankan bahwa kunci utama Indonesia dalam menghadapi tekanan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS adalah soliditas seluruh elemen pemerintahan. Di tengah dinamika global yang tak menentu, pemerintah dituntut membangun kepercayaan pasar (trust building) melalui kebijakan yang kredibel dan terukur.

​Kunci dalam menghadapi berbagai dinamika global dan nasional yang terjadi adalah soliditas dari seluruh pemerintahan negara. Semua elemen harus membangun kerja sama dan mewujudkan sistem trust building, ujar Hasto di Kantor Megawati Institute, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).

​Hasto menegaskan pentingnya orkestrasi yang harmonis antara otoritas fiskal, moneter, dan pengelola sektor riil. Ia menjelaskan bahwa disiplin fiskal yang konsisten oleh Kementerian Keuangan harus berjalan seiring dengan stabilitas kebijakan moneter oleh Bank Indonesia. Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian wajib memastikan sektor riil tetap tangguh menghadapi fluktuasi.

​Menurut Hasto, pemerintah harus mampu memberikan arah yang jelas bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga. Langkah konkret untuk memperbaiki iklim investasi dan memperkuat daya saing sektor riil menjadi mutlak dilakukan agar tekanan eksternal tidak berdampak sistemik.

​Apa yang direkomendasikan berkaitan dengan kondisi pasar keuangan harus cepat diatasi. Membangun kredibilitas itu yang paling penting. Jangan sampai terjadi ketidakpastian yang berkepanjangan, tegas politisi asal Yogyakarta tersebut.

Baca juga :