Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah, mendorong peningkatan dan penyesuaian alokasi anggaran pertahanan untuk Kementerian Pertahanan (Kemenhan) serta TNI dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) mendatang.
Langkah tersebut dinilai strategis untuk mempercepat modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) sekaligus meningkatkan kesejahteraan prajurit di tengah dinamika keamanan kawasan yang semakin kompleks.
Pengajuan anggarannya tentu saja sesuai dengan kebutuhan Kemenhan sendiri. Kalau melihat negara-negara lain, anggaran pertahanan keamanannya sudah meningkat. Maka dari itu, di Kemenhan sendiri mungkin akan ada peningkatan terkait anggaran pertahanan dan keamanan, kata Sarifah, dikutip Minggu (23/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Sarifah saat mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di lobby Nusantara II, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.
Sarifah menjelaskan, penguatan anggaran pertahanan diperlukan untuk mendukung pemenuhan target Minimum Essential Force (MEF) serta peremajaan alutsista matra darat, laut, dan udara. Menurutnya, kebutuhan tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya kompleksitas dinamika keamanan di kawasan.