Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina meminta Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) agar menyiapkan langkah mitigasi dalam menghadapi potensi masalah di dalam negeri maupun luar negeri terkait dengan penyelenggaraan Haji 2026.
Saya mengapresiasi strateginya, tetapi kita belum mendengarkan mitigasi yang menyangkut posmeir pimpinan. Kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, baik di dalam negeri maupun luar negeri, antisipasinya seperti apa, katanya dalam rapat kerja bersama Kementerian Haji dan Umrah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.
Baca:GanjarPranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
Ia mencontohkan sejumlah situasi dalam penyelenggaraan haji yang memerlukan langkah mitigasi dari pemerintah, di antaranya persoalan pelunasan biaya haji di sejumlah provinsi yang masih di bawah 100 persen, seperti Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.
Ia mengingatkan agar skema cadangan kuota tidak justru dimanfaatkan oleh provinsi lain.