Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mempertanyakan kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi skenario darurat bagi jemaah haji Indonesia.
Khususnya terkait potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur
Ia menyoroti apakah Kementerian Haji dan Umroh telah memiliki protokol evakuasi yang jelas untuk melindungi sekitar 203.000 jemaah. Terutama jika koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi tidak dilakukan sejak jauh hari terkait penentuan jalur aman (safe zone).
Menurutnya, kepastian mengenai lokasi safe zone sangat krusial, terutama di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) yang memiliki wilayah sangat luas.