Jakarta, Gesuri.id Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak menyepelekan rendahnya realisasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Hingga akhir Mei, realisasi belanja daerah tercatat masih mandek di kisaran 26 hingga 28 persen.
Angka tersebut dinilai jauh dari target ideal menjelang berakhirnya semester pertama tahun berjalan.
Baca:GanjarPranowo Bongkar Akar Sistemik Korupsi
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banten, Ida Rosida, menegaskan bahwa lambatnya serapan anggaran ini berpotensi besar menghambat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.
Jika tidak segera dipercepat, kondisi ini dikhawatirkan berdampak langsung pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, ujar Ida saat memberikan sorotan terhadap kinerja anggaran Pemprov.