Sering Mati Listrik, DPRD Banteng Kaltim Pertanyakan Kendala Suplai Batubara PLN

"PLN itu orang berpengalaman semua, banyak insinyur-insinyurnya."
Kamis, 17 September 2026 16:00 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Samsun, mempertanyakan kendala suplai batu bara di balik masih seringnya pemadaman listrik bergilir yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

PLN itu orang berpengalaman semua, banyak insinyur-insinyurnya. Masak memperbaiki trafo atau PLTU tidak bagus-bagus, tidak selesai-selesai? Logikanya kan gitu ya, kata Muhammad Samsun, Selasa (15/9/2026).

Samsun melayangkan kritik terhadap kebijakan PT PLN (Persero) yang kerap berdalih melakukan perbaikan infrastruktur, seperti trafo maupun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), sebagai alasan terjadinya pemadaman listrik.

Menurut Samsun, PLN diisi oleh orang-orang berpengalaman dengan jajaran insinyur serta keahlian engineering yang mumpuni. Karena itu, ia menilai proses perbaikan infrastruktur kelistrikan tidak semestinya berlangsung hingga berbulan-bulan tanpa kejelasan penyelesaian.

Ia menduga alasan perbaikan teknis yang selama ini disampaikan kepada publik bukan merupakan persoalan utama di balik pemadaman listrik berkepanjangan.

Baca juga :