Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, menyoroti perbedaan mendasar budaya menjaga kebersihan lingkungan antara Singapura, Jepang, dan Indonesia.
Menurutnya, Singapura mengandalkan ketegasan sanksi denda, sedangkan Jepang telah menanamkan kesadaran mengelola sampah sejak usia dini.
Berbeda dengan di Indonesia, jangankan aturan, Tuhan pun tidak ditakuti, ujar Sofyan Tan saat menjadi pembicara utama dalam forum bertema Pemanfaatan dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga. Acara kerja sama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi X DPR RI tersebut digelar di Hotel Le Polonia, Medan, Rabu (21/10).
Baca:Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Sofyan menerangkan bahwa warga Singapura disiplin menjaga kebersihan karena ancaman denda yang tinggi. Sementara itu, warga Jepang terbiasa membuang sampah pada tempatnya berkat edukasi usia dini serta pemahaman mengenai risiko penyakit akibat lingkungan kotor.