Sofwan Dedy Ardyanto Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Dini Kemarau Panjang 2026

BMKG memprediksi musim kemarau 2026 akan berlangsung lebih panjang dan lebih panas dari biasanya. 
Minggu, 08 Maret 2026 14:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Sofwan Dedy Ardyanto, menanggapi rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi musim kemarau 2026 akan berlangsung lebih panjang dan lebih panas dari biasanya.

Ia menilai peringatan tersebut harus disikapi secara serius oleh pemerintah sebagai alarm penting untuk memperkuat langkah mitigasi sejak dini.

Ini bukan alarm biasa, ini alarm serius yang tidak bisa ditanggapi secara normatif dan dimitigasi dengan pendekatan normal, kata Sofwan, dikutip pada Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, informasi dari BMKG yang memprediksi sifat musim kemarau 2026 lebih kering dengan puncak kemarau pada Agustus harus menjadi dasar bagi kementerian dan lembaga teknis dalam menyusun langkah mitigasi.

Menurutnya, sinyal tersebut juga sejalan dengan sejumlah temuan ilmuwan cuaca dunia yang memprediksi fenomena El-Nino sepanjang 2026 berpotensi mendorong suhu bumi mencapai rekor terpanas.

Baca juga :