Medan, Gesuri.id Di tengah gempuran tren media sosial yang serba cepat, konten kreatif diharapkan tidak sekadar mengejar viralitas, melainkan harus memiliki bobot edukasi.
Anggota Komisi X DPR RI, dr. Sofyan Tan, menegaskan bahwa pemahaman literasi budaya yang kuat adalah fondasi utama agar karya digital tetap memiliki jati diri bangsa.
Hal tersebut disampaikan Sofyan Tan dalam acara Semarak Budaya bertema Dari Warisan ke Inovasi: Mendorong Pemajuan Budaya Melalui Literasi dan Kreativitas Digital.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan dengan Komisi X DPR RI yang digelar di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), Medan, Jumat (15/5).