Sutarto: Tragedi Siswa SD di NTT Dorong Evaluasi Sistem Pendidikan di Sumut

Menurut Sutarto, kejadian tersebut menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan nasional.
Sabtu, 07 Februari 2026 23:17 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Medan, Gesuri.id - Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Sutarto menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengakhiri hidup diduga karena keterbatasan ekonomi dalam menempuh pendidikan.

Ia menilai peristiwa tersebut menjadi alarm serius bagi sistem pendidikan dan perlindungan sosial, termasuk di Sumut.

Penyebab bunuh diri korban memang masih dalam penyelidikan. Namun, jika benar faktor ekonomi dan ketidakmampuan membeli buku serta alat tulis menjadi pemicunya, ini merupakan pukulan berat bagi kita semua. Ini menegaskan lembaga sosial dan sistem perlindungan kita perlu dievaluasi secara serius, ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Menurut Sutarto, kejadian tersebut menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan nasional. Di tengah melimpahnya sumber daya alam, kemiskinan ekstrem masih nyata dan berdampak langsung pada pemenuhan hak dasar anak untuk memperoleh pendidikan.

Kita tidak boleh membiarkan tragedi seperti ini terjadi lagi di daerah lain. Persoalan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan dasar, yang sejatinya menjadi tanggung jawab negara, terutama bagi masyarakat kurang mampu, ucapnya.

Baca juga :