TB Hasanuddin: Latihan Militer Manajer Kopdes Merah Putih Boroskan Anggaran Negara Rp 30 Juta Per Orang

Sekitar Rp 30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp 15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi.
Selasa, 30 Juni 2026 12:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id -Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin, menilai pemerintah dapat menghemat anggaran secara signifikan apabila komponen latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dihapus dan pelatihan difokuskan sepenuhnya pada peningkatan kompetensi manajerial.

Menurutnya, sebagian besar biaya pelatihan saat ini justru terserap untuk kegiatan kemiliteran yang tidak berkaitan langsung dengan tugas pengelolaan koperasi.

Berdasarkan kriteria pelatihan untuk tujuh hari itu menghabiskan Rp 5 juta per peserta, maka total kebutuhan anggaran selama 45 hari mencapai sekitar Rp 45 juta per orang. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp 15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi, ujar Hasanuddin.

Sebagai anggota Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan dan bermitra dengan Kementerian Pertahanan, Hasanuddin menjelaskan bahwa skema pelatihan selama 45 hari terdiri atas 30 hari latihan militer dan 15 hari pembelajaran substansi koperasi. Menurutnya, komposisi tersebut perlu dievaluasi karena porsi terbesar anggaran digunakan untuk kegiatan yang tidak berkaitan langsung dengan tugas manajer koperasi.

Artinya, apabila latihan militer dihilangkan, negara dapat menghemat sekitar Rp 30 juta atau sekitar dua pertiga dari total biaya pelatihan setiap peserta, ucapnya.

Baca juga :