Jakarta, Gesuri,id - Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kota Metro, Tommy Gunawan, S.H, yang dikenal dengan julukan Si Anak Beras, mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus yang terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026.
Menurut Tommy Gunawan, tindakan tersebut merupakan bentuk kekerasan biadab yang tidak hanya menyerang individu, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi demokrasi dan kebebasan berpendapat di Indonesia.
Serangan air keras terhadap Andrie Yunus bukan sekadar tindak kriminal biasa. Ini adalah bentuk teror terhadap pembela hak asasi manusia dan ancaman nyata bagi demokrasi. Kita tidak boleh kembali ke masa kelam ketika aktivis diculik, dianiaya, dan dibungkam hanya karena berani menyuarakan kebenaran, tegas Tommy Gunawan.
Baca:Eko SuwantoAjak Masyarakat Kota Yogyakarta
Tommy menilai peristiwa tersebut menjadi alarm serius bagi kondisi demokrasi di Indonesia, terutama ketika tindakan kekerasan digunakan untuk membungkam suara kritis masyarakat sipil.