Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, heran dengan klaim Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana, yang menyebut aktivitas judi online (judol) di Indonesia semakin menurun. Pasalnya, Wayan menyebut judol justru semakin marak di tingkat internasional.
Kalau judol di tingkat internasional ini kan semakin marak, tetapi kalau angka-angka yang disajikan PPATK sepertinya judol di Indonesia menurun, sepertinya menurun, ujar Wayan dalam rapat kerja (raker) bersama PPATK di DPR RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Oleh karena itu, Wayan meminta PPATK memberikan penjelasan secara terbuka agar publik mengetahui apakah penurunan tersebut benar-benar terjadi atau disebabkan oleh kendala tertentu, termasuk apakah aktivitas judol memang menurun atau justru terkendala dalam penanganannya.
Atau jangan-jangan di PPATK ada kekurangan sumber daya sehingga tidak mampu menjangkau kegiatan judol? ujar dia.
Sementara itu, Ivan menegaskan bahwa salah satu isu paling krusial yang dihadapi adalah judi online.