Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XII DPR RI, Yulian Gunhar memperingatkan pemerintah mengenai potensi hilangnya pendapatan negara sebesar Rp45 triliun akibat rencana pemangkasan target produksi batu bara nasional yang dinilai memiliki risiko fiskal terlalu tinggi.
Jadi kami menotalkan, pemasukan dari PNBP Royalty, Iuran Tetap, dan PBB P3 ditambah pajak penghasilan badan, kurang lebih mencapai Rp45 triliun, kata Gunhar dalam Rapat Kerja bersama Menteri Investasi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/2).
Legislator PDI Perjuangan ini menyoroti rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang hendak menurunkan kuota produksi batu bara secara signifikan. Target produksi rencananya dipangkas dari 790 juta ton menjadi 600 juta ton, atau terjadi pengurangan sekitar 20%.
Baca:Ini 5 Kutipan InspiratifGanjarPranowo Tentang Anak Muda
Yulian Gunhar memaparkan kalkulasi rinci mengenai dampak ekonomi dari pengurangan volume ekspor tersebut. Jika ekspor berkurang 190 juta ton dengan asumsi harga 73 dolar AS per ton, nilai perdagangan yang hilang mencapai 13,87 miliar dolar AS atau setara Rp228,85 triliun.