Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menolak wacana penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara tidak langsung yang kembali mencuat dengan alasan efisiensi anggaran.
Wacana tersebut dinilai keliru dan berpotensi merusak prinsip dasar demokrasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, melalui Sekretaris DPC Donny Bayu Setiawan menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak dapat dijadikan pembenaran untuk memangkas hak rakyat dalam memilih pemimpinnya secara langsung. Menurutnya, hak pilih langsung merupakan bagian penting dari demokrasi yang diperjuangkan sejak era reformasi.
Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Efisiensi bukanlah alasan untuk menghilangkan hak rakyat memilih pemimpinnya secara langsung. Itu adalah prinsip demokrasi yang tidak boleh dikompromikan, ujar Donny menyampaikan sikap Ketua DPC.