Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menyatakan sikap tegas menolak wacana pengembalian sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan berkomitmen menjaga hak konstitusional masyarakat untuk memilih pemimpinnya secara langsung tanpa hambatan biaya politik yang tinggi.
Fuad menilai, sistem pemilihan langsung merupakan pencapaian demokrasi yang harus dipertahankan karena memungkinkan lahirnya pemimpin berdasarkan kompetensi, bukan sekadar kekuatan logistik.
Baca:Ganjar: Pemimpin Tidak Bisa Hanya Asal Kerja
Ia mengkhawatirkan perubahan sistem hanya akan menggeser arah pertanggungjawaban pemimpin dari rakyat ke meja legislatif.
Kami dari PDI Perjuangan berharap agar hak masyarakat itu jangan dikebiri. Karena kalau pemilihan dikembalikan lewat DPRD, nanti kita tidak akan berbicara tentang kapasitas calon pemimpin, tetapi berbicara tentang kapasitas isi tas calon pemimpinnya, ujar Fuad dengan tegas, Rabu (21/1/2026).