Jakarta, Gesuri.id Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai kualitas demokrasi Indonesia mengalami kemunduran serius. Ia menyebut berbagai institusi negara semakin kehilangan independensinya akibat digunakan sebagai instrumen kekuasaan.
Hal itu disampaikan Hasto dalam forum diskusi kebangsaan di Jakarta, Jumat (24/7/2026). Menurutnya, Indonesia tengah menghadapi situasi yang penuh tantangan, mulai dari tata kelola pemerintahan, penegakan hukum hingga demokrasi elektoral.
Kita sedang berada dalam situasi yang gelap. Bukan hanya persoalan ekonomi atau fiskal, tetapi juga demokrasi dan hukum yang semakin disalahgunakan untuk kepentingan kekuasaan, ujar Hasto.
Ia membandingkan dinamika Pemilu 2024 dengan Pemilu 1971 pada masa Orde Baru. Menurutnya, terdapat kemiripan dalam penggunaan instrumen negara untuk mengonsolidasikan kekuasaan dan melemahkan lawan politik.
Hasto juga menyinggung praktik politik yang menurutnya dibungkus dengan citra populis, namun di baliknya terjadi konsolidasi kekuasaan melalui berbagai kebijakan yang menguntungkan kelompok tertentu.