Jakarta, Gesuri.id - Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan menyebut pilkada melalui DPRD merupakan bentuk kemunduran dari demokrasi itu sendiri.
Krisantus yang berasal dari PDI Perjuangan pun menyatakan bahwa partai tersebut sependapat untuk tidak setuju terhadap usulan pilkada yang dipilih oleh DPRD, baik itu kabupaten/kota maupun provinsi berdasarkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
Demokrasi yang berkualitas itu kan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Saya pikir kalau kita kembali kepada DPRD, tentu kemunduran dari demokrasi. Itu kan kembali kepada zaman Orde Baru itu, di mana kepala daerah dipilih oleh DPRD, baik itu DPRD kebupatan/kota untuk bupati dan wali kota maupun DPRD provinsi untuk gubernur. Nah, ini kemunduran demokrasi, kata Krisantus.
Baca:GanjarPranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Wagub Krisantus menjelaskan, jika pilkada dilakukan lewat DPRD, maka hal tersebut membuat sang pemimpin terasa jauh dari rakyat karena dipilih langsung oleh DPR, bukan melalui masyarakat. Hal ini lantas membuat sang pemimpin tidak perlu turun langsung untuk melihat kondisi yang dialami masyarakat di lapangan, termasuk mendengar aspirasi mereka.