Jakarta, Gesuri.id - DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur memilih tidak terburu-buru mengumumkan jagoannya dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2030.
Partai berlambang banteng moncong putih ini menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan kerja kerakyatan di banding terjebak dalam arus manuver politik elektoral yang mulai memanas.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyatakan bahwa konsolidasi internal tetap berjalan, termasuk memetakan potensi kader terbaik partai. Kendati demikian, penentuan nama calon belum menjadi agenda mendesak saat ini.
Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Yang pasti kami melakukan persiapan. PDI Perjuangan tentu ingin mendorong kader sendiri dalam kontestasi Wali Kota Samarinda. Namun, fokus utama kami hari ini adalah bekerja nyata untuk masyarakat. Itu yang terpenting, tegas Ananda usai menghadiri kegiatan partai di Samarinda, Sabtu (12/9/2026).