Jakarta, Gesuri.id - Kemunculan seekor buaya di kawasan Pantai Baru Tanjung Kalian, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, baru-baru ini meresahkan warga. Keberadaan satwa predator tersebut dinilai membahayakan para wisatawan yang beraktivitas di sekitar pantai.
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) daerah pemilihan Bangka Barat, Elvi Diana, menduga kemunculan buaya ke area publik tersebut disebabkan oleh maraknya aktivitas pertambangan timah menggunakan Ponton Isap Produksi (PIP) di kawasan perairan dan rawa.
Baca:Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Menurut Elvi, wilayah rawa yang berada di perbatasan air tawar dan laut merupakan habitat alami buaya. Aktivitas penambangan yang beroperasi di area sensitif tersebut disinyalir telah merusak ekosistem dan mengganggu ruang hidup satwa liar itu.
Munculnya buaya ini di Pantai Baru, tepatnya di area jalan tanah merah. Hal ini diduga akibat penambangan timah menggunakan PIP di area rawa perbatasan air tawar dan laut yang merupakan habitat buaya, ujar Elvi Diana, Selasa (22/9/2026).