Diah Fitri Maryani Dorong Batik Jabar Jadi Gaya Hidup Anak Muda dan Penggerak Ekonomi

Setiap helai kain batik memuat kekayaan teknik tradisional, filosofi mendalam, serta karakter masyarakat pengrajinnya.
Jum'at, 02 Oktober 2026 11:58 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Bandung, Gesuri.id Memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada Jumat (2/10/2026), Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Diah Fitri Maryani, SE., MM., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak sekadar menjadikan batik sebagai identitas budaya, melainkan juga bagian dari gaya hidup sehari-hari serta motor penggerak ekonomi kreatif daerah.

​Diah menegaskan bahwa batik memiliki posisi strategis dalam perjalanan sejarah dan kebudayaan Indonesia. Setiap helai kain batik memuat kekayaan teknik tradisional, filosofi mendalam, serta karakter masyarakat pengrajinnya.

​Peringatan Hari Batik Nasional harus menjadi momentum untuk semakin mencintai, menggunakan, dan melestarikan batik sebagai bagian dari identitas bangsa. Batik bukan hanya sekadar kain, melainkan warisan bernilai budaya dan ekonomi tinggi yang harus terus kita jaga, tegas Diah.

Baca:Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

​Menurut Diah, Jawa Barat menyimpan potensi yang sangat besar dalam industri kain bergambar ini. Berbagai ragam motif khas daerah di Jawa Barat merefleksikan kekayaan alam, sejarah, dan tradisi lokal.

Baca juga :