Depok, Gesuri.id — Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan masyarakat untuk memperkuat perlindungan terhadap perajin batik lokal dari gempuran produk kain bermotif cetak (printing) impor berharga murah.
Menurut Yuni, edukasi kepada generasi muda serta penguatan regulasi penggunaan batik lokal di instansi resmi menjadi kunci utama agar warisan budaya sekaligus penopang ekonomi kerakyatan tersebut tetap bertahan.
"Harus ada edukasi dan regulasi yang melindungi perajin batik lokal. Jangan sampai warisan budaya kita justru dimanfaatkan pihak asing," tegas Yuni saat dimintai keterangan bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional, Jumat (2/10).
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok ini menilai, maraknya peredaran kain bermotif batik buatan mesin impor sangat merugikan ekosistem UMKM. Fenomena ini juga dinilai merusak nilai autentik karya para pembuat batik tulis maupun cap.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya edukasi masif mengenai perbedaan antara batik asli dan kain printing, khususnya bagi generasi muda.
"Pemanfaatan media digital serta penyusunan kurikulum kreatif di sekolah menjadi strategi utama agar Generasi Z dan Alpha bangga mengenakan batik buatan dalam negeri," ujarnya.
Dari sisi legislatif, legislator dari daerah pemilihan Sawangan, Bojongsari, dan Cipayung ini berkomitmen mengawal regulasi yang memberikan kepastian pasar bagi perajin lokal. Regulasi tersebut diharapkan mencakup kewajiban penggunaan batik Depok di lingkungan instansi pemerintahan, sekolah, hingga sektor swasta.
"Kesadaran kolektif untuk mengutamakan produk dalam negeri harus diwujudkan melalui aksi nyata, yakni membeli produk UMKM, bukan sekadar perayaan seremonial," tegasnya.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Yuni menambahkan bahwa bentuk nasionalisme dan patriotisme generasi penerus bangsa saat ini adalah dengan mendukung perekonomian dalam negeri. "Bangga memakai produk asli Indonesia adalah wujud nyata rasa cinta kita kepada Tanah Air," tuturnya.
Ia juga memuji kualitas batik karya perajin Depok yang dinilainya mampu bersaing dengan daerah lain. Dalam berbagai agenda resmi, Yuni mengaku sering mengenakan batik khas Depok sebagai bentuk dukungan nyata.
"Karya perajin Kota Depok sangat berkualitas dan estetik. Kita harus bangga mengenakan batik khas Depok," pungkasnya.

















































































