Mengenang 30 Tahun Tragedi Kudatuli: Sabtu Kelabu yang Belum Menemukan Keadilan

Tragedi berdarah ini tetap melekat kuat dalam ingatan para korban, keluarga, dan saksi mata meski tiga dekade telah berlalu.
Jum'at, 17 Juli 2026 05:53 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Jakarta, Gesuri.id Tanggal 27 Juli senantiasa menjadi lembaran hitam dalam sejarah politik Indonesia. Hari itu menandai peringatan peristiwa Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli) yang terjadi pada tahun 1996.

Dikenal juga sebagai Sabtu Kelabu, tragedi berdarah ini tetap melekat kuat dalam ingatan para korban, keluarga, dan saksi mata meski tiga dekade telah berlalu.

​​Peristiwa Kudatuli merupakan aksi kekerasan massal yang terjadi di Kantor Sekretariat DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI), Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

​Berdasarkan catatan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), kerusuhan ini dipicu oleh dualisme kepemimpinan dan perebutan kantor DPP PDI antara kubu Megawati Soekarnoputri dan kubu Soerjadi yang didukung pemerintah Orde Baru.

Baca juga :