Bitung, Gesuri.id – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Bitung terus memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput. Melalui Musyawarah Anak Ranting (Musran), partai berlambang banteng moncong putih ini fokus memetakan potensi kader sekaligus memperkuat kapasitas organisasi di tingkat kelurahan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bitung, Geraldi Mantiri, menegaskan bahwa Musran bukan sekadar agenda rutin untuk membentuk kepengurusan baru.
Lebih dari itu, forum ini merupakan momentum penting untuk mengidentifikasi kader potensial yang siap bekerja bagi masyarakat.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
"Melalui Musran, kita bisa melihat dan memetakan potensi kader di setiap kelurahan. Kader yang memiliki kemampuan, dedikasi, dan semangat pengabdian harus diberi kesempatan untuk menjadi kekuatan partai di tengah masyarakat," ujar Geraldi saat membuka Musran Kecamatan Ranowulu di Kelurahan Pinasungkulan, Selasa (14/7).
Menurut Geraldi, penguatan struktur hingga tingkat anak ranting merupakan fondasi utama untuk menjaga soliditas partai. Kualitas seorang kader tidak hanya diukur dari kuantitas, melainkan juga kemampuannya dalam memahami ideologi partai dan mengawal aspirasi warga.
"Soliditas partai harus dibangun dari bawah. Ketika struktur di setiap kelurahan kuat dan kadernya memiliki kapasitas yang baik, maka partai akan semakin kokoh dalam memperjuangkan kepentingan rakyat," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ranowulu, Yosep Katopo, menyatakan bahwa kader yang militan di tingkat kelurahan adalah modal utama partai.
Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
"PAC Ranowulu memiliki banyak kader potensial yang perlu terus dibina. Dengan struktur yang solid hingga tingkat anak ranting, PDI Perjuangan akan semakin siap menghadapi berbagai agenda politik dan menjalankan tugas-tugas kerakyatan," tandas Yosep.
Sebagai informasi, Musran PDI Perjuangan ini digelar secara bertahap di tujuh kecamatan se-Kota Bitung. Agenda ini menjadi bagian dari konsolidasi besar-besaran organisasi dalam menyiapkan struktur partai yang prima menjelang kontestasi politik ke depan.

















































































