Musthofa Beberkan Makna Terdalam Pelaksanaan Tradisi Sewu Kupat

Sewu Kupat ini punya potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Selasa, 31 Maret 2026 23:08 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Pelaksanaan Tradisi Sewu Kupat di Desa Colo, Kecamatan Dawe, rupanya tidak sekadar menjadi ajang pelestarian warisan leluhur nusantara. Kegiatan budaya tahunan ini terbukti sukses memutar roda ekonomi kerakyatan secara masif, membawa angin segar bagi pemasukan warga setempat pascalebaran.

Kehadiran ribuan wisatawan dan peziarah dari berbagai daerah membuka keran rezeki baru bagi para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di kawasan lereng Gunung Muria tersebut.

Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Berbagai produk mulai dari kuliner khas hingga kerajinan lokal mendapatkan ruang strategis untuk dipasarkan.

Anggota DPR RI, Musthofa, menegaskan bahwa perayaan yang dikemas sebagai bentuk penghormatan kepada Sunan Muria ini merupakan katalisator utama bagi pertumbuhan ekonomi lokal masyarakat desa.

Baca juga :